Aplikasi Penanganan
Tulisan ini merupakan terjemahan bebas dari tulisan
Christine Cadena.
Sumber:http://www.associatedcontent.com/pop_print.sthtml?
Down syndrome (DS) merupakan komplikasi kesehatan yang berasal dari abnormalitas
kromosom secara genetis. Untuk sebagian besar anak yang lahir dengan Down
Syndrome, komplikasi kesehatan yang dialami muncul dalam rentang sprektrum yang
luas, dari masalah neurologis, motorik, hingga intelektual.
Meskipun komplikasi fisik dari Down Syndrome biasanya cukup
tampak, komplikasi secara intelektual seringkali tidak mudah untuk ditentukan.
Untuk anak dengan Down Syndrome, terdapat pula risiko untuk komplikasi
neuropsikologis, termasuk gangguan atensi dan hiperaktivitas (ADHD-Attention
Deficit and Hyperactivity Disorder). Sebagai konsekuensinya, strategi belajar
dan pengajaran sering kali cukup beragam dan dilakukan secara spesifik
berdasarkan kebutuhan dari anak Down Syndrome itu sendiri.
Untuk beberapa anak dengan Down Syndrome, khususnya dengan
komorbiditas ADHD, penggunaan neurofeedback cukup efektif dalam memperbaiki
komplikasi yang berkaitan dengan fungsi intelektual dan kognitif. Dengan
menggunakan neurofeedback, anak dengan Down Syndrome dapat mengalami perbaikan
dalam tingkah laku, atensi, dan memori dan bahkan mengalami perbaikan dalam
keseimbangan dan motorik.
Jika Anda adalah orangtua dari anak yang mengalami Down
Syndrome, penting untuk menanyakan kepada dokter anak Anda akan rujukan untuk
mendiagnosa ada tidaknya ADHD pada anak Anda. Apabila sudah terkonfirmasi
memiliki ADHD, anak anda mungkin membutuhkan terapi dan rehabilitasi tambahan
menggunakan neurofeedback.
Untuk anak yang mengalami komorbiditas Down Syndrome
dan ADHD, neurofeedback tampak dapat memperbaiki gejala namun membutuhkan setidaknya
40 sesi sebelum perbaikan yang ada tampak.
Dengan ketekunan, banyak anak Down Syndrome setelah melalui terapi
Neurofeedback sebanyak 40 sesi atau lebih mampu menunjukkan kemampuan
perhitungan matematika sederhana dan dapat memiliki kemampuan membaca. Mereka
juga dapat menulis nama mereka sendiri dengan cara yang cukup dimengerti.
Selain fungsi kognitif dan intelektual, anak-anak DS yang
ikut serta dalam sesi neurofeedback juga tampak lebih responsif, lincah, dan
bahkan bisa mengembangkan kemampuan lari dan melompat. Pada banyak kasus,
anak-anak dengan DS bahkan bisa berpartisipasi dalam olimpiade khusus dan
program kegiatan fisik yang dirancang untuk anak-anak dengan disabilitas.
Neurofeedback saat ini menjadi bagian dari teknik penanganan
yang penting bagi individu dengan disabilitas. Pada anak dengan Down Syndrome,
neurofeedback menyedikan kesempatan baik untuk dapat memperbaiki bukan hanya
kemampuan fisik, namun yang lebih penting juga fungsi intelektual dan kognitif.
Dengan minimum 40 sesi, Anda bisa dengan
segera menemukan bahwa anak Down Syndrome Anda meningkat secara cukup signifikan
untuk mampu berpartisipasi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk juga
menjadi lebih terlibat di sekolah dan kegiatan okupasional lainnya.
Bila tertarik untuk melakukan pelatihan Neurofeedback bagi anak Anda,
hubungi:
Brain Optimax
Kelapa Gading Square Miami Bay, M.38
Telp. (021) 4587-0229/94747614
Email: ratih@brainoptimax.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar