Kamis, 14 Juni 2012

Neurofeedback bagi Anak dengan Down Syndrome


Aplikasi Penanganan

Tulisan ini merupakan terjemahan bebas dari tulisan Christine Cadena.
Sumber:http://www.associatedcontent.com/pop_print.sthtml?

Down syndrome (DS) merupakan komplikasi  kesehatan yang berasal dari abnormalitas kromosom secara genetis. Untuk sebagian besar anak yang lahir dengan Down Syndrome, komplikasi kesehatan yang dialami muncul dalam rentang sprektrum yang luas, dari masalah neurologis, motorik, hingga intelektual.

Meskipun komplikasi fisik dari Down Syndrome biasanya cukup tampak, komplikasi secara intelektual seringkali tidak mudah untuk ditentukan. Untuk anak dengan Down Syndrome, terdapat pula risiko untuk komplikasi neuropsikologis, termasuk gangguan atensi dan hiperaktivitas (ADHD-Attention Deficit and Hyperactivity Disorder). Sebagai konsekuensinya, strategi belajar dan pengajaran sering kali cukup beragam dan dilakukan secara spesifik berdasarkan kebutuhan dari anak Down Syndrome itu sendiri.

Untuk beberapa anak dengan Down Syndrome, khususnya dengan komorbiditas ADHD, penggunaan neurofeedback cukup efektif dalam memperbaiki komplikasi yang berkaitan dengan fungsi intelektual dan kognitif. Dengan menggunakan neurofeedback, anak dengan Down Syndrome dapat mengalami perbaikan dalam tingkah laku, atensi, dan memori dan bahkan mengalami perbaikan dalam keseimbangan dan motorik.

Jika Anda adalah orangtua dari anak yang mengalami Down Syndrome, penting untuk menanyakan kepada dokter anak Anda akan rujukan untuk mendiagnosa ada tidaknya ADHD pada anak Anda. Apabila sudah terkonfirmasi memiliki ADHD, anak anda mungkin membutuhkan terapi dan rehabilitasi tambahan menggunakan neurofeedback.

 Untuk anak yang mengalami komorbiditas Down Syndrome dan ADHD, neurofeedback tampak dapat memperbaiki gejala namun membutuhkan setidaknya 40 sesi sebelum perbaikan yang ada tampak.  Dengan ketekunan, banyak anak Down Syndrome setelah melalui terapi Neurofeedback sebanyak 40 sesi atau lebih mampu menunjukkan kemampuan perhitungan matematika sederhana dan dapat memiliki kemampuan membaca. Mereka juga dapat menulis nama mereka sendiri dengan cara yang cukup dimengerti.

Selain fungsi kognitif dan intelektual, anak-anak DS yang ikut serta dalam sesi neurofeedback juga tampak lebih responsif, lincah, dan bahkan bisa mengembangkan kemampuan lari dan melompat. Pada banyak kasus, anak-anak dengan DS bahkan bisa berpartisipasi dalam olimpiade khusus dan program kegiatan fisik yang dirancang untuk anak-anak dengan disabilitas.

Neurofeedback saat ini menjadi bagian dari teknik penanganan yang penting bagi individu dengan disabilitas. Pada anak dengan Down Syndrome, neurofeedback menyedikan kesempatan baik untuk dapat memperbaiki bukan hanya kemampuan fisik, namun yang lebih penting juga fungsi intelektual dan kognitif. 

Dengan minimum  40 sesi, Anda bisa dengan segera menemukan bahwa anak Down Syndrome Anda meningkat secara cukup  signifikan  untuk mampu berpartisipasi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk juga menjadi lebih terlibat di sekolah dan kegiatan okupasional lainnya.

Bila tertarik untuk melakukan pelatihan Neurofeedback bagi anak Anda, hubungi:
Brain Optimax
Kelapa Gading Square Miami Bay, M.38
Telp. (021) 4587-0229/94747614
Email: ratih@brainoptimax.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar